# selamat datang di blog PC IPNU - IPPNU Kota Pekalongan, silahkan isi buku tamu dan tinggalkan komentar #
Rabu, 04 Oktober 2017

KAMMI Bukan Organisasi Bagian Dari NU

Ketua Komisariat KAMMI IAIN Pekalongan Fahri Memohon Maaf Dan Menyatakan Sikap Organisasi Kepada IPNU dan PMII

ipnuippnukotaatik.com ~ Jajaran Pimpinan Komisariat IPNU IAIN Pekalongan dan PMII Komisariat Ki Ageng Ganjur IAIN Pekalongan. Berhasil membuat PD KAMMI setempat untuk meminta maaf, karena telah mencatut nama dan gambar pendiri NU hadratus Syaikh KH. M Hasyim Asy'ari, yang digunakan pada pamflet kegiatan pengkaderan organisasi kemahiswaan tersebut beberapa waktu yang lalu. Bahkan IPNU dan PMII menunggu Permohan Maaf dan Pernyataan Sikap Organisasi KAMMI tersebut, untuk dipublikasikan sebagaimana pamflet pencatutan Nama dan Tokoh NU sebelumnya.

Ketua PC IPNU Kota Pekalongan M Saifullah, dalam kegiatan silaturrahim oleh IPNU dan PMII, pada Senin 2 Oktober 2017 di gedung Aswaja Kota Pekalongan menjelaskan. Pertemuan IPNU dan PMII dengan organisasi KAMMI tersebut, merupakan satu langkah untuk mencari kesepahaman atas ralita Pencatutan Nama dan Gambar Tokoh NU Seperti KH Hasyim ASy'ari dan Menag Lukman Saefudin, yang digunakan untuk perekrutan Kader Organisasi KAMMI yang belakangan ini muncul di IAIN Pekalongan. "Forum ini adalah tabayyun dan sekaligus meminta kejelasan dari KAMMI yang memanfaatkan Simbol-simbol Kebesaran Warga NU, agar kedepan tidak ada lagi persoalan, yang dapat memicu konflik antar orfanisasi." Terang Ketua IPNU Kota Pekalongan

Pada kesempatan yang dihadiri sejumlah Kader IPNU dan PMII Kota Pekalongan tersebut. Secara kelembagaan pengurus KAMMI setempat menyadari, bahwa apa yang sudah dilakukanya itu tanpa konfirmasi, hanya berbekal dari Internet saja kemudian dilampirkanlah Nama dan Gambar Tokoh Kebesan warga NU dengan kata-katanya untuk dipamerkan dalam kegiatan Pengkaderan. 

Namun demikian, secara Lembaga KAMMI memohon maaf atas kesalahan tersebut, bahkan Ketua Komisariat KAMMI IAIN Pekalongan Fahri berjanji. Selain meminta maaf secara lisan, dalam beberapa hari kedepan akan melayangkan surat permohonan maaf dan klarifikasi secara tertulis.

Adapun beberapa point permohonan maaf dan pernyataan sikap, yang dibacakan oleh Ketua Komisaria KAMMI Ulum malam itu adalah. "Sehubungan dengan tersebarnya pamflet yang mencatut nama dan gambar tokoh kebesaran Nahdlatul Ulama di Acara Organisasi KAMMI, yang berpotensi menimbulkan konflik. Maka KAMMI  memohon maaf terhadap organisasi yang berafiliasi dengan NU atas perbuatan tersebut. Kedua bahwa KAMMI adalah sama sekali bukan organisasi yang meupakan bagian dari NU." Pungkasnya.

Desakan kuat dari IPNU dan PMII itu muncul bukan karena ego-sektoral, namun karena apa yang dilkukan KAMMI terhadap pengambilan kedua tokoh tersebut sebetulnya motifnya cukup jelas. Kepentingan pengaderan yang ujung-ujungnya rekruitmen, seperti dalam pamflet KAMMI tertulis Mari Berhijrah disebarluaskan. Padahal KAMMI sendiri memiliki tokoh, namun malah tokoh lain yang diambil.

Sehingga Ketua PC PMII Kota Pekalongan, Labib Maimun mengingatkann "Harusnya ketika kawan-kawan KAMMI ingin mengambil pemikiran kedua tokoh Nasional NU tersebut, maka dapat dilakukan secara utuh jangan sepenggal-penggal." atau dalam arti memang benar-benar dijadikan referensi dalam pemikiran. Menginat kiprah dan peran kedua Tokoh, terutama Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy'ari di Indonesia ini sangat besar. (Admin-01-A/MIN)


Baca Selengkapnya ...
Selasa, 03 Oktober 2017

Mencatut Gambar KH. Hasyim Asy'ari, PD KAMMI minta maaf kepada IPNU IPPNU dan PMII

Jajaran Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU IAIN Pekalonan dan PMII Komisariat Ki Ageng Ganjur IAIN Pekalongan. Berhasil membuat PD KAMMI setempat untuk meminta maaf, karena telah mencatut nama dan gambar pendiri NU hadratus Syaikh M Hasyim Asy'ari, yang digunakan pada pamflet kegiatan pengkaderan organisasi kemahiswaan tersebut beberapa waktu yang lalu.

Dalam kegiatan silaturrahim yang difasilitasi oleh PC IPNU-IPPNU Kota, pada Senin 2 Oktober 2017 di gedung Aswaja Kota Pekalongan tersebut. Ketua PC IPNU Kota Pekalongan Muhammad Saifullah menjelaskan. "Pertemuan antara organisasi tersebut, merupakan satu langkah untuk mencari kesepahaman atas ralita yang rentan konflik belakangan ini muncul".
"Forum ini adalah bentuk tabayyun agar kedepan tidak ada lagi persoalan, yang dapat memicu konflik antar organisasi" Terang ketua IPNU Kota Pekalongan

Sementara itu, Ketua Komisariat KAMMI IAIN Pekalongan Fahri berjanji. Selain meminta maaf secara lisan, dalam beberapa hari kedepan akan melayangkan surat permohonan maaf dan klarifikasi secara tertulis.

Dalam kesempatan yang dihadiri sejumlah Kader IPNU-IPPNU dan PMII Kota Pekalongan tersebut. Fahri menyebutkan beberapa. "Sehubungan dengan tersebarnya pamflet yang mencatut nama dan gambar tokoh kebesaran Nahdlatul Ulama di Acara Organisasi KAMMI, yang berpotensi menimbulkan konflik. Maka KAMMI  memohon maaf terhadap organisasi yang berafiliasi dengan NU atas perbuatan tersebut. Kedua bahwa KAMMI adalah sama sekali bukan organisasi yang meupakan bagian dari NU." Pungkasnya.

Ilman

Baca Selengkapnya ...
Sabtu, 13 Mei 2017

PAC IPNU IPPNU Pekalongan Timur Kader 116 Pelajar Di Makesta Raya

ipnuippnukotabatik.com ~ Kondisi desak desakan dibawah terik matahari yang panas, tidak menghalangi sedikitpun komitmen ratusan pelajar yang memakai seragam baju hitam putih menunggangi mobil pick up. Untuk mengikuti Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) pada sabtu-minggu (13-14/05)kemarun. Di MI Dekoro Kelurahan Setono Kota Pekalongan, dengan tema: Pelajar Brlajar IPNU IPPNU. Hal ini menunjukan jika Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Pekalongan Timur tidak mau kalah dengan wilayah yang lainya dalam hal mencetak kader.

Ketua Panitia Kegiatan Makesta M. Shofil Anwar menjelaskan, "alhamdulillah kegiatan pengkaderan tingkat pertama IPNU IPPNU ini diikuti sebanyak 116 pelajar dari perwakilan masing-masing ranting." Padahal PAC IPNU-IPPNU Pekalongan Timur sejak beberapa tahun kemarin, mengalami kevakuman, begitu juga ranting-ranting yang menjadi peserta pengkaderan. Namun semangat untuk ber IPNU IPPNU terlihat sangat semangat.

Lebih lanjut Makesta yang pesertanya berasal dari Ranting Sampangan, Ranting Setono, Ranting Klego, Ranting landungsari dan Ranting Keputran tersebut, diharapkan mampu mencetak kader-kader yang potensial. Menurut penuturan M. Shofil, "Harapanya dari pengaderan teraebut, setidaknya dapat membentuk PAC Pekalongan Timur yang belum berdiri, dan bisa mengaktifkan beberapa Ranting yang belum berdiri," pungkasnya.
Wakil Ketua PCNU Kota Pekalongan H Sholahudin (kiri),
Ketua GP Ansor, Ketua PC IPNU dan Muslimat
PAC Pekalongan TImur

Dalam kegiatan Makesta Raya tersebut, rencananya akan dihadiri sejumlah tokoh IPNU IPPNU Kota Pekalongan. Seperti Ketua Fatayat NU Kota Pekalongan Hj. Faizah yang juga mantan Komisioner KPU setempat sebagai Narasumber materi leadership. Kemudian ustadz. Kemudian Ustadz Nuh Hadi sebagai narasumber materi analisa diri. Kemudian Ustadz Zuhri Taki mentan Ketua IPNU PAC Pekalongan Timur sebagai pemateri Aswaja An Nahdliyah. Dan Makesta tersebut dibuka oleh Wakil Ketua PCNU Kota Pekalongan H. Sholahudin yang juga Mantan Ketua DPRD Kota Pekalongan Periode 2004-2009. (Admin-01/MIN).
Baca Selengkapnya ...
Kamis, 11 Mei 2017

IPNU IPPNU KOTA PEKALONGAN, RENCANAKAN KONFERENSI OKTOBER MENDATANG

Babak akhir roda kepengurusan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kota Pekalongan, rencananya akan digelar pada Oktober 2017 mendatang. Hal ini diketahui dari hasil rapat pengurus cabang yang digelar pada Rabu (10/05) di kompleks gedung Awaja Kota Pekalongan.


Sesuai Surat Keputusan dari Pimpinan Pusat masa berlaku SK Kepengurusan PC IPNU dan PC IPPNU Kota Batik periode Rekan Muhammad Saifullah dan Rekanita Nurul Adha akan berakhir pada Oktober 2017. Namun Asep menjelaskan, bahwa "Sudah kita sepakati konferensi cabang akan digelar di bulan Oktober, tapi itu baru sebatas penentuan waktu. Sedangkan panitia dan konsepnya bagaimana, nanti segera akan kita lakukan rapat pimpinan untuk penunjukan."




Lebih lanjut pembahasan konferensi sejak jauh-jauh hari tersebut dilakukan, agar pelaksanaanya bisa berjalan lebih siap dan matang. Serta subtansi dari kegiatan tersebut bisa terpenuhi. "Yang jelas konferensi itu bukan sekedar pemilihan ketua, namun juga merupakan satu forum peningkatan dan konsolidasi organisasi agar lebih baik bagi kepengurusan periode mendatang" tegas Asep. 

Sementara itu Ketua PC IPPNU Kota Pekalongan, Nurul Adha menambahkan, "Konsep yang diinginkan adalah bagaimana agar konferensi kali ini bisa menyapa semua tingkatan kepengurusan. Baik ranting, anak cabang maupun komisariat." Mengingat beberapa program kerja masih ada yang belum dilaksanakan, maka sangat memungkinkan rangkaian konferensi akan berlangsung dalam beberapa hari.

Rapat koordinasi yang digelar di kompleks gedung aswaja itu sendiri, diikuti lengkap oleh masing-masing bidang. Mulai dari pengurus harian, departemen, dan lembaga seperti DKC CBP & KPP Kota Pekalongan, Lembaga Pers serta Badan Usaha Mandiri IPNU IPPNU Kota Pekalongan. "Harapanya mulai sekarang masing - masing pimpinan ranting, komisariat dan anak cabang dapat memahami secara gamblang." Pungkasnya.



Ilman
Baca Selengkapnya ...
Rabu, 04 Januari 2017

Awal Kabangkitan PR IPNU-IPNU Kelurahan Yosorejo

Awal Kabangkitan PR IPNU-IPNU Kelurahan Yosorejo

Ketua PC IPNU Kota Pekalongan, Rekan M. Saifullah didampingi Sekretaris
 Rekan M Ulil Albab (kiri) saat melantik PR IPNU-IPPNU Kel.Yosorejo.
ipnuippnukotabatik.blogspot.co.id - Setelah hampir 20 tahun lamanya fakum berkiprah dalam panggung perjuangan roda organisasi keterpelajaran terbesar di Indonesia. Akhirnya Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kelurahan Yosorejo, resmi dilantik oleh Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kota Pekalongan, pada selasa malam (03/01/2017), bertempat di musholla Nurul Huda Rw.07 Kelurahan Kuripan Yosorejo Kec Pekalongan Selatan Kota Pekalongan.



Meski ditengah cuaca hujan yang cukup deras, namun tidak melenturkan api semangat para aktifis ipnu-ippnu setempat. Bahkan acara pelantikan yang dilaksankan bersamaan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad Saw. dan disaksikan oleh ratusan warga masyarakat setempat memicu semangat berorganisasi mereka. Pembina ipnu-ippnu kelurahan yosorejo Ustadz Sobirin menjelaskan "untuk kedepanya ipnu-ippnu dikelurahan yosorejo ini akan saya dorong terus berjalan, dan meskipun belum dilaksanakan rapat kerja seccara resmi. Namun sebagian dari anak-anak ini sduah menyusun beberpa rencana kegiatan yang akan dilakukan. seperti: Rutinan dengan acara khataman al-Qura'an 30 Juz disetiap bulanya." tuturnya.

Mentalitas para aktifis ipnu-ippnu yang baru saja dilantik semakin tergugah semangatnya, setelah pembicara dalam acara maulid Nabi Muhammad Saw. KH. Syukri Maulana dari Bandar dalam maidhoh hasanahnya menyampaikan, "IPNU-IPPNU ini bagian dari embrio (bibit) paling kecil tongkat estafet perjuangan Nahdlatul Ulama, dalam menjaga ajaran ahlussunah wal jama'ah dan keutuhan NKRI, karena setelah IPNU-IPPNU ini masih ada GP Ansor dan Fatayat NU yang menjadi wadah perjuangan selanjutnya." terangnya.

tidak Ketinggalan Ketua PC IPNU Kota Pekalongan Rekan M Saifullah berpesan, agar para pengurus baru PR IPNU-IPPNU Kel. Yosorejo untuk tidak patah semangat dalam menjalankan roda organisasi ini. Menurutnya jadikanlah pelantikan ini sebagai langkah awal kebangkitan perjuangan NU dalam organisasi IPNU-IPPNU, sebab perjuangan IPNU-IPPNU dimasyarakat ini sangat dibutuhkan para pelajar, pemuda dan santri dalam rangka  membentengi diri sebagai warga NU terhadap ajaran-ajaran baru yang merongrong keberagamaan dan kebangsaan kita. "IPNU-IPPNU ini merupakah wadah bagi pelajar, pemuda dan santri untuk meneruskan perjuangan nahdlatul ulama. Jangan sampai kita yang terlahir dari keluarga besar NU tapi tidak mengenalnya. hal ini sebagaimana pesan dari pada maulana Habib lutfi bin yahya dalam acara pesowanan agung PW IPNU-IPPNU Jawa tengah di kanzus Sholawat." pungkasnya. (manfia/G-01.A).
Baca Selengkapnya ...
Jumat, 09 Desember 2016

Database

Untuk mengakses halaman formulir database anggota >> Klik disini <<
Baca Selengkapnya ...
Senin, 21 November 2016

Ketika Santri Ditilang Polisi

Seorang santri—sebut saja Mukidi—siang itu betul-betul apes. Niat mulianya untuk menjemput kiainya yang mengisi pengajian di kecamatan sebelah terhalang oleh razia polisi bermuka garang.

“Kamu saya tilang.”

Mukidi ngowoh. Tak tahu di mana letak kesalahannya. “Tapi, Pak. Ini bukan motor saya. Ini punya Pak Kiai.”

“Hmmmm… Kalau gitu kita ‘damai’ saja. Berapa duit yang kamu punya?”

“Wah, pakai sarung gini, mana mungkin saya bawa dompet, Pak. Kalau rokok gimana?”

“Ya udah, boleh. Enggak apa-apa.”

Mukidi menegakkan standar motor lalu pergi ke warung tak jauh dari lokasi. Kepada pemilik warung, Mukidi memesan tiga bungkus rokok dan mengatakan bahwa yang bayar nanti adalah polisi di seberang jalan.

Si penjual rokok tak langsung percaya. “Beneran?”

Mukidi pun berteriak sambil melambai-lambaikan tiga bungkus keretek itu, “Pak, benar ini, kan?”

Pak polisi mengacungkan jempol, tanda bahwa ia setuju. Pemilik warung pun percaya.

Mukidi menyerahkan tiga bungkus rokok kepada polisi dan meluncur kembali menjemput Pak Kiai. Memang agak telat, tapi alhamdulillah semua urusan beres. Yang belum beres adalah urusan polisi dengan pemilik warung. (NU Online)
Baca Selengkapnya ...

Pendaftaran Peserta RAKERNAS IPNU 2017

Klik tautan untuk pendaftaran peserta Rakernas IPNU 2017
https://www.ipnu.or.id/rakernas/
Baca Selengkapnya ...

Susunan Pengurus PC IPNU Kota Pekalongan Masa Khidmat 2015-2017



PELINDUNG                         : PCNU KOTA PEKALONGAN

PEMBINA                              : 1. Bapak Muh. Arif Wahyudi
                                                  2. Bapak Shodiqin
                                                  3. M. Luthfy Maulana
                                                  4. Moh Ulil Huda
                                                  5. Nur Qomar
                             
KETUA                                  : Muhammad Saifullah
Wakil I                                    : M. Irfan Zidni 
Wakil Ketua II                        : Dani Winata   
Wakil Ketua III                      : Rofiudin            
Wakil Ketua IV                      : M. Bany Adam Z A 

SEKRETARIS                        : Muhamad Ulil Albab    
Wakil Sekretaris I                  : M. Ilham                   
Wakil Sekretaris II                : M. Romadhon             
Wakil Sekretaris III               : M. Devano                 
Wakil Sekretaris IV               : M. Shofil Awwal          

Bendahara                              : Ari Saputra               
Wakil Bendahara I                 : Witra Safala          
Wakil Bendahara II               : M. As’ad             

DEPARTEMEN - DEPARTEMEN :
A.     DEPARTEMEN PENGKADERAN
1.      Muqsith (Koordinator )                                                      
2.      M. Risqi                                                                             
3.      M. Faiz                                                                             
4.      Fauzi                                                                                   

B.     DEPARTEMEN PENGEMBANGAN KOMISARIAT
1.      Khirzurrohman (Koordinator )                                          
2.      M. Syukron                                                                         
3.      M. Fiqih                                                                           
4.      Amsa Khalla Isnadi                                                            
              
C.     DEPARTEMEN OLAHRAGA SENI DAN BUDAYA
1.      Robith Ikhwan ( Koordinator )                              
2.      Khabibul Ikhsan                                                            
3.      M. Sokhib                                                                     
4.      Nurul Qomar                                                              
5.      M. Yusuf                                                                      


LEMBAGA - LEMBAGA
  1. Lembaga Pers
1.      Muhammad Rifqi ( Koordinator )                                   
2.      Candra Kurniawan                                                         
3.      M. lman Nafi’a                                                             

  1. Lembaga CBP
1.   Ovi Fathurrohman ( Koordinator )                               
2.   Ali Musthofa                                                               
3.   Muqorobin                                                                      


  1. Badan Usaha Mandiri :  
Abdullah 
Baca Selengkapnya ...